Hati sedih. Hati pedih. Tapi siapa yang peduli? Tapi bila difikirkan semula mungkin aku yang salah. Apa salah aku? Salah aku sebab terlalu sayang. Salah aku sebab terlalu cinta. Disebabkan itu aku biarkan diri aku terluka. Walaupun sakit aku bertahan dan terus bertahan.
Salah ini aku sendiri yang buat. Aku sendiri yang ciptakan. Tapi kenapa kejam sangat buat aku begini? Walau apa pun aku selalu ingat kifarah ada.
Tuesday, 15 July 2014
Salah aku
Monday, 23 June 2014
Sebab Apa?
Assalamualaikum
Peritnya hidup bila menagih kasih pada yang tak sudi. Makin lama aku kenal dia makin aku tak paham dia. Dan makin aku jauh dari dia. Aku sendiri tak tahu kenapa dan apa punca. Tapi satu yang aku pasti dia berubah. Aku sabar aku cuba bertahan walau apa yang aku buat sedikit pun tak dihargai. Sebab apa? Sebab "sayang".
Kata orang, sayang orang yang sayangkan kita bukan orang yang kita sayang. Tapi aku terkejar-kejar orang yang aku sayang dan mungkin orang itu tak sayang aku pun. Tapi aku daya aku sebagai seorang wanita? Aku hanya mampu menangis dan berdoa agar Allah titipkan sayang ke dalam hatinya seperti sayang aku pada dia. Walau apa pun terjadi aku tetap akan setia dengan dia. Sebab apa? Sebab "sayang".
Aku butakan mata aku untuk menutup semua kesalahannya. Aku pekakkan telinga aku supaya aku tak dengar apa yang buruk tentang dia. Kadang aku tertanya apa lagi yang dia mahukan? Tak cukup ke apa yang aku lakukan selama ni? Aku korbankan segalanya untuk dia. Sebab apa? Sebab "sayang".
Jadi jangan tanya aku lagi kenapa aku masih bertahan dan terus bertahan. Kerana aku tiada jawapan lain yang dapat aku berikan. Semuanya sebab aku sayang dia. :')
Wednesday, 18 June 2014
SAYANG
Assalamualaikum.
InshaAllah sayang aku pada keluarga aku dan dia tak akan pudar. Dan buat dia, aku berharap sayang aku tak akan sia-sia. Aku hanya mampu berdoa selebihnya Allah yang menentukan segala-galanya.
Thursday, 13 March 2014
"Let Her Go"
Sunday, 23 February 2014
DI MANA JANJI YANG DULU?
Setelah diriku mula menyinta
Di mana janji lafaz setia
Yang pernah kau ucapkan dulu
Kekasih...
Semerah api di hatiku
Sepanas kasihku terus membara
Kau siram cinta yang menyala
Hingga kini tiada jejaknya
Oh... bisanya
Kan ku cari cahaya
Menyinari cinta kita
Kau padamkan semua
Sesat dalam kegelapan
Bertahum menanggung rindu
Seabad kasih berpadu
Setiaku tak dihatimu
Di mana janjimu yang dulu
Katamu aku kau rindu
Sehari tidak bertemu
Sedetik cuma berlalu
Hinggaku menjadi keliru
Diam membisu
Wednesday, 19 February 2014
New Chapter
Wednesday, 15 January 2014
JANGAN MENANGIS SAYANG
Sampainya hati mu
Buatku tertunggu-tunggu
Kemana kau sayang
Tidur malam tak menentu
Rindu merindu selama ini
Ku takut kan menjadi kenangan
Aku menangis sayang
Bila kau tiada
Tak sanggup rasanya aku
Berjauhan dari mu
Resah hati ku
Jangan menangis sayang
Ku seperti dulu
Rindu ku hanya padamu
Cinta ku hanya untukmu
Buat selamanya
Kalau padi kata padi
Tidak aku tertampi-tampi
Kalau benci kata benci
Tidak aku nanti terus menanti
Berjanjilah kau sayang
Hanya aku di hati mu
Aku dah berjanji hanya kau di hati



me shafaniey


